Sabtu, 03 Januari 2009

Sambal Teri Petai Cabe Ijo

Sambal Cabe Ijo Teri Petai : adalah salah satu menu favorit yang hampir selalu tersedia di Meja Makan di rumah kami. Menu ini dapat tahan lama, apalagi jika disimpan di dalam lemari es Sambel Cabe Ijo bisa bertahan sampai 2 minggu tanpa ada perubahan rasa.


Beberapa tahun yang lalu, seorang kenalan pernah minta dibuatkan Sambel Cabe Ijo Teri sebanyak 1 1/2 kg Cabe Ijo dan 1/2 kg Teri Medan (teri nasi), Sambal Cabe Ijo ini dibawa sebagai bekal untuk makan selama perjalan beliau ke Eropa. Menurut keterangan kenalan tersebut, Sambel Cabe Ijo tersebut masih tetap enak dan tidak berubah selama hampir 4 minggu tanpa mendapat perlakuan khusus dalam penyimpanannya. Hal ini mungkin karena suhu udara di Eropa sudah cukup dingin dan Sambel sudag beku tanpa dimasukan ke dalam lemari pendingin.

Setiap orang yang coba memakan Sambal Teri Cabe Ijo dan Petei buatan saya, hampir tidak bisa melupakan kenikmatannya dan akan selalu ingin mencoba membuatnya sendiri dengan meminta resep dan cara pengolahannya. Contohnya kenalan saya diatas yang ketagihan Sambal Cabe Ijo saya bermula ketika menu tersebut saya bawa sebagai bekal ketika kami memancing bersama dilaut lepas di daerah Benuangen (Banten) 8 tahun yang lalu. Dengan menu Cabe Ijo tersebut, ikan yang kami tangkap di bakar/digoreng dan disantap bersama Sambel Cabe Ijo...hmmm...yummi.

Tanpa merasa rugi, saya akan beberkan saja rahasia resep menu sambal cabe ijo teri tersebut agar sambal ini lebih tersosialisasi keseluruh masyarakat di Indonesia.

Berikut bahan-bahan yang kita butuhkan dalam menu Sambal Cabe Ijo.

1. Cabe Keriting Ijo 1/2 Kg ( Harga Rp. 8,000,-/kg)
2. Teri Medan (Teri Nasi) 1,5 Ons ( Harga Rp. 70,000,-/kg)
3. Petai 4/5 papan
4. Bawang Merah 7/9 buah
5. Bawang putih 4/5 siung
6. Jeruk Nipis 1 buah
7. Garam dapur 1,5 sendok makan

Cara Pengolahan :

- Giling/blender Cabe ijo keriting menggunakan blender, tambahkan minyak makan kedalam
blender agar cabe dapat tergiling dengan baik.
- Bawang merah dan bawag putih diiris
- Petai di potong-potong (lihat gambar)
- Teri : cuci dan bersihan dari kotoran dan campuran lainnya.

Goreng irisan bawang merah dan bawah putih sampai aroma wangi keluar atau berwarna coklat, masukan Cabe Ijo yang sudah di giling kasar dengan blender. Tambah 1 1/2 sendok makan garam dapur, goreng selama kurang lebih 15 menit dengan api sedang sambil sambal diaduk agar tidak lengket, tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis (dapat diganti dengan asam cuka 1 sdt). Biarkan goreng cabe ijo dengan api kecil sampai cabe ijo matang. Goreng petei sebentar saja (sampai warna berubah/petai menjadi layu), masukan kedalam Sambal cabe Ijo.

Teri yang sudah dicuci bersih juga digoreng sebentar, jangan terlalu lama dan kering. angkat dan campurkan kedalam Cabe Ijo goreng dan biarkan diatas kompor dengan api kecil sampai ikan teri dan petai meresap dan bercampur dengan cabe dengan baik (10-15 menit sambil diaduk-aduk agar tidak lengket).
Sekarang kita tinggal menikmati Sambel Cabe Ijo Teri Petai yang nikmat di meja makan...

Selamat mencoba dan berikan komentar..he...hee...heee. Kalau hasilnya kurang memuaskan saya siap dipanggil ke dapur anda..hemmmm.



Salam,


Kamis, 01 Januari 2009

Asinan Bogor

Dari judul diatas, Asinan Bogor kayaknya lucu juga ya kok dapur minang menyajikan Asinan Bogor..? Ya iyalah, khan masih ada tempat sebagai kuliner Nusantara he..hee..heee. Lagian saya juga bagian dari masyarakat sunda umumnya dan Bogor khususnya. Lho koq bisa..? ya bisa aja lagi, wong istri saya juga asli orang Sunda (Bogor). Wo alah..baru pcaya deh.

Siapakah yang pernah ke Bogor dan ngga mengenal Asinan Gedung Dalam...? Keterlaluan banget deh. Siapa yang ngga suka dengan Asinan tersebut...? Ah kayaknya semuanya pada menyukainya, termasuk saya. Dulu saya suka mbeli Asinan Gedung dalam untuk dibagikan teman-teman dan kolega, waktu harga masih 5 ribuan s/d 10 ribuan. sekarang sih udah 15 ribu perak kali sebungkus.

Disini saya ingin berbagi kepada pencinta Kuliner Nusantara Resep Asinan Bogor versi Gedung Dalam (rasa nggak kalah-kalah ama). Resep ini sebenarnya belum lama saya dapatkan, tetapi sudah 3 kali dipraktekan dan hasilnya mak Nyus. Pertama saya praktekan tanggal 6 Oktober 2008, dan yang kedua kalinya tanggal 27 Desember 2008 yang lalu.
Ceritanya, anak dan ponakan (Gina Azkia dan Nauli) kami ingin membuka stand kelas enam pada acara Pekan Muharram 1430 H di SD Inka Bogor, dimana setiap murid dituntut oleh sekolah belajar berwiraswasta/berdagang dengan menyediakan stand/meja per kelas anak. Mereka bingung juga mau jualan apa di stand tersebut, akhirnya saya tawarkan jualan Asinan Buah saja, mereka setuju untuk jualan Asinan. Walah, mikir juga lagi liburan gini harus nyari bahan-bahan buat Asinan, apalagi jam 08.00 pagi Asinan Buah segar harus sudah siap di pajang. Demi anak-anak sih yang apa boleh buat, harus siap bangun jam 03.00 pagi untuk menyiapkannya.

Bahan-bahan yang saya buru dipasar Bogor untuk Asinan Buah Lezat versi Gedung Dalam adalah sebagai berikut :

Bahan utama buah-buahan :

1. Bengkuang 4 kg @ Rp. 3,000 Rp. 12.000
2. Mangga Mengkal 3 kg @ Rp. 4,000 Rp. 12.000
3. Kedondong 3 Kg @ Rp. 3.000 Rp. 9.000
4. Timun 3 kg @ Rp. 5.000 Rp. 15.000
5. Nanas 4 bh @ Rp. 2.500 Rp. 10.000
Subtotal Total Bahan Rp. 58.000

Bahan-bahan untuk Kuah :

1. Gula pasir 2 kg @ Rp. 7.000 Rp. 14.000
2. Cabe merah bsr 1/2 kg @ Rp.14.000 Rp. 7.000
3. Jeruk peras 2 kg @Rp. 5.000 Rp. 10.000
Subtotal bahan Kuah Rp. 31.000



Total Belanja Rp. 91.000

Cara pengolahan :

1. Bahan buah : Mangga, Kedondong, Bengkuang dan Nanas dikupas kulitnya dan dipotong- potong sesuai ukuran yang diinginkan. Masing-masing irisan buah dipisah. Timun
diiris sesuai dengan bentuk diinginkan, tanpa mengupas kulitnya.


2. Pembuatan Kuah/Bumbu :


Sebanyak 2 kg Gula pasir dilarutkan dalam 1 liter air dengan dididihkan diatas kompor. Gunakan larutan gula yang sudah dingin/hangat kuku untuk menggiling 1/2 kg cabe merah besar yang sudah dibersihkan tangkainya. Gunakan Blender dan giling sampai halus sekali. Kemudian Saring gilingan cabe dengan saringan yang agak kasar. Ampasnya kemudian di Blender sekali lagi dengan menambahlan larutan gula, saring kembali dan satukan Hasil air Cabe giling yang sudah disaring tersebut. Ampasnya buang saja....jangan dimakan ya...? Jeruk peras sebanyak 2 kg diperas dan diambil airnya dan saring.


Sekarang masukan semua bahan-bahan buah yang sudah dipotong-potong kedalam wadah yang cukup besar. Masukan Larutan gula, larutan cabe giling dan peresan air jeruk. Tambahkan garam 4 5 sendok makan. Campuran diatas diaduk-aduk agar bahan bercampur merata. Diamkan 1/2 sampai 1 jam...hmmmm...hmmmm sekarang kita udah siap untuk menikmat Asinan Gedung Dalam versi dapur minang...heee...hee




Dari bahan-bahan tersebut diatas dengan modal Rp.91.000, didapatkan Asinan Buah sebanyak 43 bungkus dengan harga jual @ Rp. 5,000 / bungkus. Hasil penjualan Rp. 215.000. Yah lumayan juga. Eitss.. ini anak-anak nggak pada mau jualan dengan alasan berat dan lebih asyik nonton pertunjukan...wah..wah...terpaksa ibunya yang jualan. Wong yang jualan ibunya, ya jualannya pun setengah maksa deh...setiap orang tua murid lewat disuruh beli...ya wajar aja ludes 43 bungkus..heee..heee. Laris manis tanjung kimpul...Asinan Abis duitnya buat jajan anak-anak disekolah..hee..hee..ngga apa-apa kok. Puaasssss.


Ternyata membuat Asinan Buah ala Gedung Dalam cukup simple dan sederhana, rasanyapun Mak Nyus dan Siippp. Jeruk peras berguna sebagai pengganti cuka. Ini menjamin Asinan Buah lebih sehat dan aman dikonsumsi untuk lambung...


Selamat mencoba dan silakan berikan komentarnya.

Salam,

Kamis, 25 Desember 2008

SAYUR LODEH


Saya dibesarkan di bumi parahiyangan, tanah tempat para hiyang dewa bersemayam, dimana tanah sekelilingnya subur karena banyak gunung merapi yang telah meletus dan yang masih aktiv hingga saat ini.
Kesuburan tanah para dewa ini, menyebabkan daerah ini sangat dikenal dengan berbagai jenis masakan yang terbuat dari sayur-sayuran.  Dari sayuran yang dimakan mentah, masak setengah matang dan full mateng banyak ragamnya di tanah sunda ini. 
Salah satu masakan sayur-sayuran yang tidak pernah lepas dari kehidupan saya kecil hingga dewasa, bahkan sampai mati.  Adalah masakan Sayur Lodeh.   Sayur Lodeh merupakan campuran dedaunan, buah-buahan, kacanng-kacangan dan bangsanya labu, yang dimasak dengan menggunakan air santan. 
Sayur lodeh suka diberi Tempe dan Tahu sebagai menu campuran.  Kadang ada juga yang memasukan potongan daging kecil (kerewedan), tapi saya lebih suka yang benar-benar sayur semuanya.  Juga bisa dikasih pete, kalau jengkol kurang mantep deh rasanya.
Mungkin karena sering makan sayur, orang sunda jadi terkenal sebagai suku yang halus dalam berbicara dan tingkah-lakunya.  Kadang saya sendiri suka jengkel kalau melihat cara bicara saudara dikampung yang sangat pelan dan halus sekali.  Ini berbeda dengan saya yang sudah terkontaminasi daerah-daerah lain.  ;)
Balik ke Sayur Lodeh.  Sayur Lodeh sebaiknya dikonsumsi sekali saja karena mengandung santan.  Kalau disimpan semalam sayur ini akan basi dan tidak bisa dimakan.  Jadi jika anda membuat sayur Lodeh, ajaklah keluarga atau teman anda untuk bersantap bersama.  Hidangkan dengan ikan Gabus asin dan sambel ulek..  Woww...!!  jadi laper deh...     Berikut menu dan cara masaknya
Bahan:
  • 200 gram nangka muda/kluwih muda
  • 150 gram kacang panjang, potong 3 cm
  • 1 buah terong, belah dua, potong jadi 2-4 bagian
  • 50 gram daun melinjo
  • 75 gram daun melinjo
  • 5 buah cabai hijau, belah 2
  • 1-2 lembar daun salam
  • 2 sdm rebon/udang kering, cuci, tiriskan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 liter santan kental
  • 250 cc santan cair
  • garam dan gula sesuai dengan selera
Bumbu dihaluskan:
  • 7 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 buah cabai merah
  • ½ sdt terasi
  • 1 sdt ketumbar, sangrai
  • 1 sdt kencur cincang
  • 1 sdt garam 
Cara Membuat:
  • Rebus nangka muda dengan santan cair sampai matang.  Masukkan bumbu yang telah dihaluskan, udang kering, daun salam dan lengkuas.
  •  Masukkan berturut-turut, kacang panjang, cabai hijau, buah & daun melinjo serta terong, tambahkan santan kental.
  • Masak sampai semuanya matang.  Angkat dan hidangkan.
Untuk 3-4 orang
Isinya saya modifikasi sesuai bahan yang ada yaitu terong, kacang buncis yang kecil, kacang merah kaleng (dibuang airnya dan dicuci), tambah tahu yang digoreng setengah matang.
Dihidangkan bersama nasi anget, ikan asin, tempe, dan sambel bajak atau sambel terasi.
 
 

Video

Daftar Blog Pavorit

Slide Dapur Minang